Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune
Subscribe to Zinmag Tribune by mail

25 TAHUN SLANK, Sebuah memori yang manis...

Tuesday, September 08, 2009 Diposkan oleh D.Z. SANDYARTO Bejo
Malang, 26 - 27 Desember 2008
Ojeb (Bejo Kampoengan) dan Oedin (Oedin Ketjil), adalah anggota Slank Fans Club Malang (SFCM) dan BP Malang yang cukup beruntung dibanding anggota lain. Saat anggota BP Malang yang lain sedikit keberatan untuk menerima bertugas di hotel, mereka berdua berani menerima tanggung jawab itu.



Berikut ini, cerita Ojeb, apa yang dialami dan apa yang dilakukan, semoga dapat dijadikan sebagai pengalaman bersama...

..................................................................





25 TAHUN


Hmm...
Jelas bayangan kita adalah sebuah angka yang sangat, bahkan sangat-sangat, fantastis bagi sebuah band seperti Slank. Saat mendengar bahwa Malang mendapat jatah dalam rangkaian tour kali ini, betapa excited-nya saya. Walaupun tidak tertulis dalam sejarah Slank, setidaknya angan-angan saya, sayalah salah satu penyaksi gelaran tersebut...

Ternyata bukan hanya menjadi seorang penyaksi, lebih dari itu. Dari SFCM saya diajak untuk menjadi BP (Bidadari Penyelamat) sebuah istilah untuk "paspampres"-nya Slank. Betapa tidak? Saya bisa melayani rombongan mereka yang datang ke Malang dan (mungkin) langsung atau tidak, bisa bertatap muka.

Lebih gembiranya lagi, saya dan Oedin, seorang teman juga dari anggota SFC Malang dan BP Malang, didaulat menjadi BP hotel (melayani, memberikan bantuan segala macam yang diperlukan rombongan Slank khususnya di hotel, tempat menginap). Sedikit beban juga sebenarnya, mengingat saya sebenarnya kurang hafal daerah Malang, But it's no problem, coz I've a right patner here. Selain itu, kapan lagi bakal mendapat kepercayaan seperti ini?

Oh..ya BP Malang kali ini beranggotakan 20 orang. 18 orang yang bertugas di Venue dan Basecamp. Khusus bascamp, pihak Slank telah mengkonfirmasi SFC Malang melalui Bejo Sandy (ketua), bahwa Rombongan Salank akan mampir di SFC Malang. 2 orang BP Malang yang lain, bertugas di Hotel.

..................................................................

26 Desember 2008

Sore hari...

Telepon berdering dari Bejo Sandy (ketua SFC malang) memberitahukan bahwa rombongan Slank akan memasuki kota Malang, jadi BP hotel harus segera bertolak ke Hotel. Saya dan Oedin langsung bertolak ke hotel, menyambut rombongan slank yang saat itu bersamaan datang. Rombongan yang datang dari jakarta terdiri dari Slank dan keluarga, Management, Crew dan pihak EO Pusat.


Kami langsung mendatangi Bunda dan mengucapkan rasa terima kasih dan selamat datang kembali di kota Malang. Setelah beberapa waktu bercengkrama, kami mempersilahkan rombongan untuk istirahat, mengingat kelelahan pasti menyelimuti, setelah melakukan perjalanan.






Setelah dirasa penyambutan dan segala keperluan sudah tersedia malam itu, kami mohon diri untuk menuju ke Venue untuk mengikuti breaffing dengan pihak keamanan venue, agar esok saat konser berlangsung semua dapat berjalan lancar.

"Ada rasa grogi bercampur gembira saat itu. Ini tugas pertama saya sebagai BP hotel, sebelumnya saya sudah pernah bertugas namun menjadi BP venue", ungkap Ojeb di venue.

..................................................................

27 Desember 2008

Pagi
BP Hotel sudah standby sejak pukul 09.00 wib, sesuai permintaan dari rombongan. Mbak Shanty meminta kami standby di lobby hotel agar mudah jika ada sesuatu yang diperlukan.

"Wah, jadi tidak sabar membayangkan meriahnya acara nanti malam. Soalanya, bukan hanya Slank yang perform. Ada juga KOIL dan BIP dalam acara Ulang Tahun Perak Slank kali ini, ungkap Ojeb.

11.00 wib
Rombongan keluarga Mas Bimbim turun ke lobby, turut serta istri, anak dan  pastinya Bunda Iffet beserta Pak Sidharta. Rencananya pagi ini rombongan keluarga Sidharta akan mengunjungi makam salah satu kerabat mereka di daerah Pemakaman Sama'an, Malang. Tak lama, rombongan langsung bertolak kesana.

Kecuali Ridho beserta keluarga dan Ivan yang juga keluar menemui kerabatnya di Malang, personel Slank yang lain tetap standby di hotel.

Terjadi kejadian kecil yang menggelikan di area pemakaman, ketika keluarga Sidharta sedang khusuk berdo'a, beberapa orang sekitar datang dan mencoba untuk sekedar berfoto dan meminta tanda tangan. Mereka baru mengetahui bahwa makam yang ada di situ adalah keluarga Sidharta. Namun, demi kenyamanan rombongan, kami terpakasa menghalau sejenak keinginan mereka untuk berfoto-foto.

Dari Sama'an, rombongan keluarga Sidharta langsung kembali ke hotel, karena siang ini rombongan Slank dijadwalkan bertolak ke SFC Malang yang sekaligus kediaman Bejo, yang pada 25 Desember 2008 kemarin juga telah menikah.

14.00 wib
Rombongan Slank sudah turun dan berkumpul di lobby hotel. bersiap menuju ke basecamp SFC Malang di jalan Ranakah 12-14. Sementara di basecamp, BP yang lain pun sudah standby menyambut kedatangan rombongan Slank, kecuali Ivan yang memang sejak datang di Malang, menginap di tempat kerabatnya.

Rombongan yang menggunakan 3 mobil disambut langsung oleh Bejo didampingi  keluarga besar. Mengingat sebenarnya agenda pertemuan ini lebih kepada ucapan selamat atas berlangsungnya pernikahan dari Bejo Sandy (Ketua SFCM) dengan Shanty Kartika Dewi (anggota BP Malang juga).

Di SFC jamuan makan siang itu terdengar penuh dengan cerita dan keakraban. Itu yang saya tangkap dari luar rumah, sebab tak jarang terdengar canda tawa dari Kaka atau Mas Adri (Kakak Mas Bim-bim). Sebuah suasana kekeluargaan yang indah.

Tak berselang lama, Bejo keluar dan menginstruksikan pada BP yang ada di luar rumah untuk bersiap-siap karena ada lagi yang mau datang. Ivan, ya bassis Slank ini datang menggunakan scotter bersama dengan saudaranya. Tak ada yang menyangka kalau Ivan bakal datang menggunakan Scooter. Suasana makin hangat, tawa yang terdengar semakin riuh (Nice moment with Nice people).

15.00 wib
Rombongan pamit dari Ranakah, saya dan Oedin kembali mengawal rombongan menuju ke venue untuk soundcheck.

Gerimis sore itu mengiringi rombongan bertolak ke Lapangan Rampal, tempat dimana konser nanti malam akan berlangsung. Sampai di lokasi saya sudah merasakan seperti apa atmosphere yang akan terjadi nanti malam (akan sangat manis dan akan sangat tidak terlupakan).

Slank hanya mencoba 2 lagu, kemudian kembali lagi ke hotel untuk persiapan nanti malam.

18.00 wib (Lobby Hotel)
Ada 3 orang pake T-shirt dengan gambar slank menghampiri kami, mereka dari Makasar. Salah satu dari mereka, seingat saya bernama Irtha, mengatakan bahwa mereka datang dari Makasar hanya  untuk menyaksikan konser 25 tahun Slank kali ini. Benar-benar sebuah dedikasi tinggi Fans buat Idolanya.

Tak lama kemudian, mereka saya antar ke kamar Bunda Iffet, karena memang mereka telah membuat janji bertemu dengan Bunda. Tak lama berselang, sekitar 20 menit, mereka sudah pamit. “Nggak ingin telat tiket konser”, kata Irtha.

19.30 wib
Mas Adri (Adrian Sidharta) turun dari kamar dan meminta Oedin untuk mengantarkannya menuju venue dengan motor. “Ingin lihat suasanan panggung”, katanya. Oedin pun bergegas mengantar mas Adri ke Venue.

Tak lama setelah Oedin kembali dari venue, rombongan sudah mulai turun dari kamar hotel dan bersiap menuju venue. Dari pihak EO Pusat memintaku untuk koordinasi ke pihak venue untuk bersiap. Perjalanan dari hotel ke venue tidak lama, hanya sekitar 15 menit.

Sudah kutebak, suasana di venue benar-benar ramai. Sepertinya Slanker's tidak ingin melewatkan moment bersejarah ini. Rampal yang becek setelah diguyur hujan sore itu, tidak  menghalangi niat mereka untuk menikmati acara Ulang Tahun Perak Slank tersebut. Saat rombongan memasuki venue, terdengar Koil sudah membuka acara.

Giliran aku dan Oedin yang kini istirahat, setelah seharian standby di hotel. Sambil istirahat, melihat perform Koil lewat Wide Screen yang disediakan panitia. Kemudia BIP tampil, band yang dulunya juga anak-anak Potlot ini benar-benar menyuguhkan performa yang tidak bisa dibilang main-main. Bongky, Indra, Pay Cs menggeber lagu-lagu andalan mereka.


"Wah....benar-benar malam itu, rasa lelah seharian tak lagi terasa, semua hilang", kata Ojeb.

Dan, inilah yang ditunggu-tunggu, Slank with Orchestra...
Lagu pertama mereka “Rock n Roll”, benar-benar menambah manis rangkaian konser malam itu. Slankers Malang benar-benar dimanjakan pada konser kali ini. Sedikit saja jeda, koor suara penonton membahana dan menghentak Rampal. Hits mulai dari album pertama sampai lagu Slank yang bakal keluar menghentak malam itu.

Seperti kubilang Malang benar-benar dimanjakan. Sebuah kolaborasi yang menambah special malam itu dihadirkan. Indra Qadarsih naik dan ikut mengiringi salah satu lagu dari deretan list song Slank malam itu.

Alhamdulillah, malam itu penontonnya pun menunjukkan apresiasi yang jempol. Menunjukkan bahwa Malang memang bukan kota rusuh. Di lain pihak, apresiasi tersebut memudahkan kerja BP Malang yang bertugas malam itu.
..................................................................

Akhir kata...tak kan terlambat ucapkan...

Selamat Ulang tahun Untuk Slank yang ke 25

Semoga Slank membumi...








..................................................................

Trimakasih sedalam-dalamnya untuk Indra Q yang sudah berbagi foto dokumentasinya

Ojeb
Reaksi: 
You can leave a response, or trackback from your own site.

1 Response to "25 TAHUN SLANK, Sebuah memori yang manis..."

Search:

------------------------------------------------------------------

Slank Fans Club Malang (SFCM)

Slank Fans Club Malang (SFCM)

--- Berdiri: 9 NOPEMBER 1997 ---

------------------------------------------------------------------